Assalamualaikum temen-temen. Bagaimana kabarnya?. Sekarang siapa lagi yang sudah tidak paham dengan kelinci. Baik anak kecil sampai dewasa sangat paham dengan hewan yang satu ini. Apalagi jika mengetahui Cara Ternak Kelinci Pedaging akan lebih baik dan bisa menggapai pundi-pundi rupiah.

Jenis-Jenis Kelinci Pedaging Untuk Budidaya

Kelinciku Favoritin Menu Bekatul + Polar.. 🤭 Gampang n Murah Meriah..,Ternak  Kelinci Lokal Umbaran by Ternak Kelinci Lokal Umbaran

Sebelum membahas budidaya ternak kelinci pedaging lebih dalam, kamu harus tahu dulu nih kalau ada 2 jenis kelinci pedaging yang mana keduanya memiliki bobot berbeda dan berpotensi mendatangkan untung besar.

1. White New Zealand

Meski menyandang nama new zealand, namun kelinci ini ternyata berasal dari Amerika akibat perkawinan silang dengan ras flemish giant. New zealand white memiliki warna bulu putih albino dengan berat mencapai 5 kilogram.

Jenis kelinci pedaging yang satu ini sangat cocok untuk bisnis budidaya ternak kelinci, karena perkembangbiakannya yang pesat, rata-rata sekitar 10 hingga 12 anak dalam satu kali melahirkan.

2. Flemish Giant

Jenis kelinci pedaging selanjutnya yang bisa kamu gunakan untuk budidaya ternak adalah flemish giant. Kelinci yang satu ini memiliki ciri-ciri yaitu warna bulu beragam dan bentuk tubuh yang panjang serta bertelinga lebar. Beratnya bisa mencapai 10 kg.

Namun saat ini jenis kelinci tersebut sukar ditemukan di Indonesia, sehingga untuk memulai budidaya ternak kelinci flemish giant, kamu bisa mengawinkannya dengan jenis kelinci yang lain, salah satunya yakni kelinci new zealand white.

Cara Ternak Kelinci Pedaging

Cara Ternak Kelinci Umbaran - Tentang Kolam Kandang Ternak

Jika temen-temen sudah tahu kedua jenis kelinci pedaging, kini saatnya kita membahas budidaya ternak kelinci pedaging yang sangat mudah dan simple untuk kamu terapkan. Berikut penjelesan lengkapnya,yuk dicek!

1. Memilih Indukan Kelinci Pedaging

Langkah awal untuk memulai budidaya ternak kelinci pedaging adalah memilih indukan yang berkualitas. Hal ini jelas berpengaruh untuk keberlangsungan budidaya yang dilakukan.

2. Persiapan Kandang Kelinci Pedaging

Selanjutnya, persiapkan kandang yang layak dan nyaman untuk dihuni oleh kelinci pedaging. Namun sebelum itu, pastikan lokasi budidaya ternak kelinci pedaging jauh dari ingar-bingar perkotaan. Karena kelinci jenis ini lebih menyukai tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, kira-kira sekitar 21 derajat Celcius.

Selain itu, jangan pernah menggabungkan kelinci jantan dan betina pada satu kandang yang sama, guna menghindari perkawinan dini dalam budidaya ini. Setidaknya ada 3 jenis kandang yang biasa digunakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging, meliputi:

Kandang Tipe Postal

Kandang untuk budidaya ternak kelinci pedaging ini tidak terlalu berpengaruh khususnya untuk proses pertumbuhan kelinci. Karena kandang postal umumnya dibuat untuk anak kelinci pedaging yang akan berhenti di sapih oleh induknya dan untuk proses perkawinan kelinci.

Kandang Tipe Baterai

Berbeda dari kandang tipe postal, kandang baterai justru disarankan untuk peternak yang ingin melakukan tahap pembesaran kelinci. Akan tetapi biasanya dibuat bertingkat dengan bambu atau ram kawat, dimana ukuran kandangnya sekitar 60×40 cm, tergantung dari jenis dan bentuk tubuh kelinci.

Tipe Ranch (Terbuka)

Tipe ranch biasa digunakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging, yang mana bentuk kandangnya sangat sederhana, yaitu hanya perlu memasang pagar bambu berukuran 1 meter.

Dalam areal kandang, kamu harus menyediakan minuman dan pakan untuk kelinci. Selain itu, areal kandang juga harus dibersihkan 2 kali dalam seminggu dan usahakan untuk selalu menjaga suhu dalam kandang, jangan sampai terlalu lembab. Karena kelinci lebih menyukai kondisi kering.

3. Pengelolaan Pakan

Pemberian pakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging dapat dikatakan sedikit berbeda dari biasanya. Terlebih jika tujuan utama kamu melakukan budidaya ini untuk menjual kembali dagingnya. Kamu bisa menambahkan sedikit nutrisi seperti piterna dan hormonik ke dalam pellet atau makanan khusus kelinci pedaging. Berikan secara rutin 2 kali sehari, di saat pagi dan sore hari. Adapun untuk rumput kita juga bisa menggunakan mesin pencacah rumput multifungsi yang biasanya juga ada di rumah mesin Yogyakarta. Karena di sana juga banyak sekali mesin yang lain.

4. Cara Mengembang Biakan Kelinci Pedaging

Langkah selanjutnya dalam budidaya ternak kelinci adalah melakukan perkawinan, dimana idealnya perkawinan kelinci pedaging jantan dan betina baru bisa dilakukan saat si jantan berusia 8 bulan dan betina 6 bulan. Hal ini guna menghindari risiko perkawinan dini yang dapat mengancam kegagalan reproduksi.

Proses perkawinan kelinci pedaging cukup unik, yang mana bisa dilakukan saat pagi ataupun sore hari dengan memasukan kelinci betina ke dalam kandang kelinci jantan. Setelah mereka melakukan satu kali perkawinan, keluarkan kelinci betina untuk beristirahat sekitar 10 hingga 15 menit dahulu.

5. Perawatan Anak Kelinci Pedaging

Setelah anak-anak kelinci pedaging lahir, kamu bisa melakukan perawatannya dengan cara menjaga kandang tersebut selalu bersih dan hangat. Berikan makanan bergizi seperti wortel dan sayuran lainnya yang telah dihancurkan. Tambahkan pula sedikit nutrisi ke dalam makanannya untuk menunjang tumbuh kembang anak kelinci pedaging.

Demikian pejelasan mengenai Cara Ternak Kelinci Pedaging semoga apa yang sudah dijelaskan ada manfaat yang bisa diambil dan selamat mencoba.



Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *