Cara Mengolah Sampah Organik Agar Tidak Mencemari Lingkungan

Jangan biarkan sampah organik menumpuk nantinya akan menimbulkan bau yang tak sedap serta akan menumpuk bakteri.Berikut cara mengelola sampah organik.

Cara Mengolah Sampah Organik Agar Tidak Mencemari Lingkungan

Cara mengelola sampah organik

Sampah memang selalu menjadi salah satu masalah bagi setiap orang. Seringkali masih banyak orang orang yang bingung bagaimana cara untuk mengelola sampah di rumah. Sebagian besar bagian masyarakat mungkin berlangganan jasa angkut truk sampah, namun tidak sedikit juga yang membersihkan hasil sampah rumah tangga dengan cara membakarnya di pekarangan atau juga kebun,cara membuat pupuk kompos.

Kebiasaan untuk mengelola sampah dengan cara membakar sebenarnya bukan solusi yang bagus dan tepat. Membakar hasil sampah di alam bebas memiliki dampak yang sangat buruk. Sampah yang dibakar menyebabkan kumpulan asap yang dapat mencemari hidup oksigen udara sehingga bisa mengganggu kesehatan dan juga lingkungan.

Perlu kamu ketahui, juga ada banyak cara untuk mengelola sampah rumah tangga supaya mengurangi dampak yang buruk bagi lingkungan. .

Memisahkan Sampah Plastik dan Alami

Sebelum Anda membuangnya, perlu kamu ketahui kalau sampah juga akan dikelompokkan dalam dua jenis yaitu sampah organik dan juga yang anorganik. Sampah yang organik merupakan sampah yang berasal dari alam seperti daun kering, sisa sayuran, atau juga dari kotoran hewan. Sedangkan sampah yang anorganik adalah sampah yang sulit terurai di alam seperti plastik, kaleng, karet atau juga kaca.

Kelompokkan hasil sampah yang ada di rumah. Pisahkan semua sampah sesuai jenisnya ke dalam tempat yang berbeda. Lalu,buanglah hasil sampah anorganik ke tempat daur ulang sehingga bisa bermanfaat dan tidak akan mencemari lingkungan.

Mendaur Ulang Sampah Plastik

Cara mengelola sampah yang anorganik yang sederhana bisa dilakukan dengan cara untuk mendaur ulang. Cara daur ulang punya banyak sekali manfaat selain mengurangi pencemaran dari lingkungan juga bisa menambah nilai hasil kegunaan. Sampah botol plastik misalnya, bisa didaur ulang dengan cara yang sederhana menjadi sebuah pot tanaman di rumah. Selain itu, sisa kertas yang tak terpakai juga bisa didaur ulang menjadi sebuah kerajinan tangan. Jika kamu bingung hasil sampah plastik bisa kamu bawa ke tempat pengelolaan sampah yang khusus daur ulang atau diberikan ke pemulung bahan botol bekas.

Mendaur Ulang Sampah Organik

Jika sampah plastik juga bisa diolah menjadi barang yang bernilai, sampah yang organik atau alami juga bisa diolah sama baiknya. Sampah yang alami seperti daun, sayuran, atau juga kotoran memiliki nilai jual jika diolah dengan cara yang benar. Contohnya kotoran hewan bisa dijadikan pupuk bahan kompos untuk menyuburkan tanah tanaman. Hasil pupuk kompos bisa kamu jual ke semua pedagang tanaman hias atau digunakan sendiri. Selain dari kotoran hewan, sisa sayuran juga punya manfaat yang lain. Sisa sayuran bisa digunakan untuk sebagai pakan hewan unggas. Dengan demikian lah sampah organik di rumah kamu tidak menambah pencemaran kesehatan lingkungan,bisa gunakan mesin pencacah kompos.

Mulai Mengurangi Sampah Dengan Memakai Peralatan Stainless

Pada prinsipnya kamu juga harus mulai mengurangi sampah. Cara sederhana yang bisa kamu mulai lakukan adalah mengganti semua peralatan rumah tangga yang terbuat dari bahan plastik dengan bahan stainless atau bahan kayu. Umumnya, bahan peralatan plastik yang digunakan sekali pakai tentu mesti dibuang dan juga akan mencemari lingkungan. Oleh karena itu untuk cobalah beralih ke produk stainless, misalnya mengganti bahan sedotan minum plastik dengan bahan yang stainless atau menggunakan botol yang stainless di rumahi. Dengan begitu kamu juga telah berusaha mengurangi sampah yang dapat merusak lingkungan.

Membersihkan Tempat Sampah

Tempat sampah yang sering sekali menimbulkan bau yang tidak sedap. Tumpukkan bahan sampah plastik atau alami akan menimbulkan bau yang menyengat. Kondisi tersebut juga selain membuat tidak nyaman manusia, juga berbahaya bagi kesehatan lingkungan.

Satu hal yang pasti bahwa tempat sampah akan menjadi sarang bakteri dan juga penyakit. Maka dari itu lah lakukan pembersihan pada tempat sampah secara rutin. Cuci bagian bak sampah dengan cairan pembersih bakteri. Jangan lupa juga untuk lapisi tempat sampah dengan karung atau koran sehingga akan mudah diangkat. Tempat sampah yang bisa kamu bersihkan maksimal lima hari sekali. Dengan cara demikian hasil sampah di rumah kamu tidak menimbulkan masalah hal bau atau mencemari lingkungan sekitar dan juga kesehatan.

Mungkin itu yang bisa disampaikan informasi tentang cara mengelola sampah organik,semoga informasi diatas bisa bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan Terimakasih.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *