Cara Diet yang Aman untuk Ibu Hamil

Diet bukan hanya untuk menurunkan berat badan. Diet adalah aturan diet khusus untuk tujuan kesehatan. Banyak cara yang bisa di lakukan untuk menurnkan berat badansalah satunya dengan cara melakukan diet yang bisa di lakukan oleh siapapun.

Diet juga berlaku untuk ibu hamil. Selama kehamilan, wanita akan mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Sama seperti pada kondisi normal, ada batas normal kenaikan berat badan selama kehamilan.

Diet ini di lakukan oleh ibu hamil yang memiliki kelebihan berat badan. Nutrisi pada ibu hamil berbeda dengan yang di butuhkan oleh orang biasa. Ibu hamil akan berusaha mencukupi kebutuhan dalam tubuhnya.

300 kalori tambahan di butuhkan oleh ibu hamil untuk kebutuhna setiap harinya. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan berat badan selama hamil agar berada pada level normal, berikut beberapa cara diet alami yang bisa dilakukan selama hamil.

Menu Makanan Sehat

Perbanyak Buah dan Sayuran

Bahan makanan terbaik untuk ibu hamil adalah buah dan sayur tanpa obat pelangsing. Keduanya mengandung banyak nutrisi yang baik, seperti vitamin C dan asam folat. Dalam sehari, ibu hamil membutuhkan 70 mg vitamin C, yang bisa didapat dari jeruk, anggur, brokoli dan tomat.

Sedangkan untuk asam folat, dibutuhkan 0,4 mg sehari. Kandungan ini bisa didapatkan dari sayuran berdaun hijau tua, seperti kacang lima, kacang hitam dan daging sapi.

Makanan Karbohidrat Sehat

Selain buah dan sayur, ibu hamil harus menjaga berat badannya dengan mengonsumsi makanan berkarbohidrat, seperti roti dan gandum. Biasanya setiap harinya ibu hamil makan 6 gingga 11 kali karbohidrat. Tidak harus roti dan gandum, tapi Anda juga bisa makan nasi, sereal, pasta, mie atau oatmeal.

Tingkatkan Konsumsi Protein

Dalam sehari, ibu hamil membutuhkan sekitar 27 mg protein. Tidak hanya untuk menjaga berat badan selama kehamilan, protein sangat penting untuk perkembangan janin. Makanan seperti daging domba, ayam, sapi, dan ikan laut, bisa menjadi pilihan makanan berprotein yang baik.

Diet sehat

Porsi Makan Yang Cukup

Tak sedikit ibu hamil yang menganggap makan dalam porsi besar baik untuk perkembangan bayi. Pasalnya, jumlah makanan yang akan dikonsumsi keduanya. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Makanan yang berlebihan saat hamil akan menambah berat badan dan mengganggu perkembangan janin.

Lebih baik makan secukupnya dan sesuai kebutuhan. Seimbangkan dengan makan camilan sehat saat Anda merasa lapar.

Mengolah Makanan dengan Benar dan Benar

Metode diet alami untuk ibu hamil kemudian terkait dengan pengolahan makanan. Makanan setengah matang atau setengah matang tidak baik untuk ibu hamil, terutama daging. Sayuran mentah dan setengah matang juga tidak baik untuk ibu hamil. Banyak faktor yang perlu di perhatikan untuk menyiapkan makan untuk ibu hamil.

Hindari Makanan Ini

Sayuran Mentah

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ibu hamil sebaiknya mengurangi atau jika mungkin menghindari konsumsi sayuran mentah. Sayuran mentah biasanya masih mengandung toksoplasma, parasit penyebab toksoplasmosis. Kondisi ini sangat berbahaya bagi bayi dalam kandungan. Bersihkan sayur dahulu sebelum anda mengolahnya.

Untuk mengantisipasinya, ibu hamil bisa merebus terlebih dahulu sayuran yang ingin dimakan. Selain menghilangkan bakteri dan parasit, merebus sayuran akan membuat teksturnya lebih mudah dicerna.

Daging mentah atau setengah matang

Seperti halnya sayuran mentah, daging mentah dan setengah matang juga harus dihindari oleh ibu hamil. Jangan sampai makan makanan yang setangah mentah atau belum matang yang masih terkontaminasi dengan merkuri.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *