Hallo Sobatku!

Pada kesempatan kali ini, penulis yang kece ini mau membagikan mengenai Kandungan Minyak Atsiri Pada Jahe. Pasti Sobat sudah tidak asing lagi nih mengenai Minyak Atsiri.

Minyak Atsiri merupakan salah satu jenis minyak nabati yang di ekstrak menggunakan berbagai jenis tanaman, yang memiliki beragam manfaat baik untuk kesehatan. Minyak Atsiri pun memiliki beragam jenis. Ada sekitar 140 Jenis Minyak Atsiri yang diperdagangkan di pasar Internasional, dan juga ada 40 jenis Minyak Atsiri yang diproduksi oleh Indonesia sendiri, tetapi hanya ada 12 jenis saja yang mendapatkan standar ekspor.

Nah, Minyak Atsiri Jahe juga merupakan salah satu jenis Minyak Atsiri yang diekstrak menggunakan rimpang jahe, dan diproses menggunakan metode penyulingan atau destilasi.

Jenis-Jenis Jahe.

Jenis- Jenis Jahe

Jahe merupakan salah satu bumbu rempah yang bisa dibuat menjadi Minyak Atsiri. Dengan cara ekstrak bagian rimpangnya. Nah, jahe juga memiliki 3 jenis, yaitu ada Jahe Merah, Gajah, Emprit

Nah, setiap jenis jahe pasti memiliki kandungan yang berbeda. Yuk mari kita ulas satu persatu!

  • Jahe Merah
Jenis Jahe = Jahe Merah

Didalam jahe merah ini memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak, dibandingkan dengan Jahe Gajah maupun jahe emprit yaitu sebesar 2,58-3,390%. Dan perlu diketahui juga, bahwasannya Jahe Merah juga mengandung hampir 4% Minyak Atsiri dan juga kandungan oleresin.

Kemudian juga didalam Minyak Atsiri, masih terdapat beberapa unsur alami seperti linalool, borneol, cineol, citral, acetates, zingiberene, chavicol, geraniol, dan methyl heptone. Unsur tersebutkan lah yang dijadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan obat-obatan atau dalam dunia farmasi.

Dan juga, terdapat senyawa alami yang sangat berkhasiat bagi kesehatan manusia apabila dikonsumsi dengan cara yang tepat. Terdapat shogoal, gingerol, dan juga zingeron didalam jahe merah ini.

Kemudian, terdapat senyawa kimia di Jahe Merah, ada capsaicin, farnesene, cineole, aspartic, caprylic acid, gingerdione, dan masih banyak lagi. Mungkin senyawa tersebut masih terdengar asing, tetapi peran aktifnya sangat membantu dalam penyembuhan penyakit ringan maupun penyakit yang membahayakan.

  • Jahe Emprit
Jenis Jahe = Jahe Emprit

Yang rimpang jahe nya itu mengandung Minyak Atsiri yang terdiri dari berbagai senyawa, diantaranya ada seskuiterpen, zingeron, zingiberene, camphena, limonen, oleoresin, borneol, sineol, zingiberal, phelandrene.

Nah, kandungan utama Minyak Jahe Emprit itu zingiberene dengan total kandungan sekitar 30-35% dari total minyak atsiri.

Senyawa ini juga pastinya mempengaruhi kualitas yang akan dihasilkan. Perbedaan perlakuan antara bahan baku basah dan kering juga berakibat pada kandungan kimia yang berbeda. Pada bahan baku kering ditemukanlah Zingiberene dan Curcumen, sedangkan pada bahan baku basah tidak didapati Curcumen.

  • Jahe Gajah
15+ Daerah Penghasil Jahe Terbesar di Indonesia Lengkap - Fakta dan Info  Daerah Indonesia

Untuk jenis jahe ini memiliki kadar Minyak Atsiri sekitar 0,82-1,66%. Kadar Minyak Atsiri jahe ini dipengaruhi oleh umur panen, bagian organ yang disuling, musim pemanenan, tanah, iklim, musim pemanenan, tanah, iklim tempat penanaman, varietas atau spesies yang ditanam, serta faktor lingkungan lainnya.

11 Manfaat Minyak Atsiri Jahe

11 Manfaat Minyak Atsiri Jahe

Meredakan Rasa Mual.

Dengan mengirup Minyak Atsiri Jahe akan membantu mengatasi rasa mual bahkan hingga muntah. Minyak Atsiri Jahe ini juga dipercaya dapat mengatasi gangguan pencernaan, kemudian diare dan sakit perut dengan cara langsung mengoleskannya saja seperti menggunakan minyak angin.

Nah, berdasarkan pada penelitian tahun 2017, Minyak Atsiri Jahe ini dapat membantu meredakan efek mual setelah operasi perut. Walaupun demikian nih Sobat, hasil studi lain juga mengatakan bahwa penggunaan Minyak Atsiri Jahe dengan dihirup, tetap mengalami gejala mual yang sama.

Menangani Gejala Cold Sore.

Minyak Atsiri Jahe dikatakan itu mampu mengurangi gejala cold sore atau lebih sering disebut dengan infeksi herpes simpleks. Nah, pada sebuah studi yang dilakukan pada hewan, menemukan bahwa mengoleskan Minyak Atsiri Jahe ke kulit akan menghangatkan sekali dan mengurangi iritasi akibat cold sore.

Namun Sobat, sebelum mengaplikasikan Minyak Atsiri Jahe ke kulit, disarankan untuk melarutkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa (jojoba, kelapa, zaitun, dan lain sebagainya).

Mengurangi Nyeri Punggung Bawah.

Penggunaan Minyak Atsiri Jahe dengan pijat didaerah punggung itu dapat mengurangi nyeri punggung bawah kronis. Nah, dalam suatu riset para peneliti itu juga telah mencoba bahwa apakah dengan melakukan pijat Swedia itu dengan minyak jahe lebih efektif dibandingkan dengan pijat tradisional.

Dengan menguji teori tersebut terhadap kurang lebih 140 orang lanjut dengan nyeri punggung bawah kronis. Dengan perawatan tersebut, dapat mengurangi gejala. Jadi penggunaan Minyak Jahe itu dinilah lebih efektif unruk mengurangi nyeri punggung bawah.

Mengatasi Migrain.

Jika Sobat sering merasakan sakit kepala atau migrain, pijatlah pada bagian dahi, pelipis, dan juga belakang leher dengan Minyak Atsiri Jahe yang telah dilarutkan dengan minyak pembawa.

Nah, Sobat juga bisa melakukan langkah yang satu atu bahkan dua kali sehari. Selain itu juga, dapat mengurangi ketegangan yang terjadi pada kepala, dan juga aroma dari Minyak Atsiri Jahe bisa menekan rasa mual yang sering terjadi bersamaan saat migrain. Sobat bisa meneteskannya ke tisu, kemudian menghirupnya untuk meredakan rasa mual.

Membantu Dalam Menyuburkan Rambut.

Nah, sebelum mengoleskannya ke rambut, larutkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa. Setelah tercampur rata, oleskan Minyak Atsiri Jahe tersebut ke kulit kepala dan rambut, kemudian diamkan selama 15-30 menit. Setelah itu bilaslah dengan air bersih.

Mengatasi Stress

Minyak Atsiri Jahe ini berperan sebagai aromaterapi dengan memiliki aroma khas yang hangat dan juga bersifat menenangkan. Dengan menghirup Minyak Atsiri Jahe ini dipercaya dapat membantu menghilangkan rasa cemas, kemudian lelah dan juga stress yang terjadi pada keseharian.

Jenis Minyak Atsiri ini juga telah lama digunakan dalam salah satu pengobatan, yaitu Ayurveda yang dimana untuk mengatasi masalah emosional seperti kecemasan, rasa takut, atau juga kurangnya percaya diri. Nah, apabila Sobat sedang mengalami hari-hari yang tidak menyenangkan, dengan aromaterapi ini dapat membantu Sobat,

Menjaga Kecantikan Kulit.

Pada sebuah penelitian yang dilaukukan pada tahun 2015, meneliti beberapa produk dengan manfaat Minyak Atsiri Jahe sebagai krim antikeriput. Hasilnya, kandungan antioksidan yang terdapat didalam pada Minyak Atsiri Jahe memiliki potensi untuk mengatasi masalah keriput, kemudian kerutan halus, atau juga kulit kasar.

Melancarkan Saluran Pernapasan.

Sudah lama sejak dulu kala, Minyak Atsiri Jahe ini digunakan sebagai salah satu obat tradisional untuk berbagai infeksi terkait dengan saluran pernapasan, seperti masalah pilek, flu, batuk, asma, dan juga bropkitis. Nah, Minyak Atsiri Jahe ini juga memiliki aroma yang khas hangat dan juga dapat menenangkan untuk menghilangkan lendir dari tenggorokan, dan juga paru-paru penyebab akibat gangguan pernapasan ringan.

Sebagai Antioksidan

Minyak atsiri Jahe ini sudah dikenal sebagai sumber antioksidan alami yang kuat. Apa si itu Antioksidan? Antioksidan itu merupakan zat penting untuk melawan radikal bebas penyebab terjadinya kerusakan sel. Nah, kandungan antioksidan yang terdapat pada jahe itu juga dapat menurunkan stres aksidatif akibat kerusakan sel terkait usia.

Berdasarkan itu juga, Minyak Atsiri Jahe itu memiliki aktivitas antikanker dari kombinasi anatara bahan aktif gingerol dan juga zerumbone yang potensial. Walaupun demikian nih Sobat, belum ada penelitian medis yang mengatakan dan juga membuktikan manfaat Minyak Atsiri Jahe itu sebagai antikanker alami, walaupun efek antioksidannya sangat kuat.

Mengatasi Nyeri Haid

Senyawa pereda rasa sakit pada jahe itu seperti zingian, ternyata mampu meringankan kram mentruasi, sakit kepala, sakit punggung bahkan rasa nyeri.

Nah, sebuah penelitian menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi satu hingga dua tetes Minyak Atsiri Jahe lebih efektif mengobati nyeri otot dan juga sendi, dibandingkan dengan obat penghilang rasa sakit umum yang telah diberikan oleh dokter.

Minyak Atsiri Jahe juga efektif untuk digunakan saat pasien dengan rasa sakit peradangan.

Memperkuat Kesehatan Jantung.

Minyak Atsiri Jahe ini memiliki kemampuan yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan juga dapat mencegah terjadinya pembekuan darah. Studi pendahuluan yang telah dilakukan menemukan bahwa Jahe itu ternyata dapat menurunkan kolesterol dan juga membantu mencegah terjadinya pembekuan darah.

Semua manfaat tersebut verguna mencegah penyakit jantung dan juga stroke yang diakibatkan terjadi adanya pembekuan darah. Selain mengurangi kadar kolesterol, Minyak Atsiri Jahe juga dapat meningkatkan metabolesme lipid, serta juga dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular dan juga diabetes.

Itulah Kandungan Minyak Atsiri dari Jahe dan 11 Manfaat dari Minyak Atsiri Jahe. Nah, diantara ketiga jenis tersebut yang paling sering digunakan untuk Minyak Atsiri yaitu Jahe Merah. Jika kita ingin mendapatkan manfaat seperti yang diatas, maka gunakanlah secara rutin, maka insyaallah akan mendapatkan manfaatnya. Tetapi, jangan lupa untuk tes atau cek terlebih dahulu. Misalnya oleskan di punggung tangan, dan tunggu selama 24 jam. Jika merasakan kulit panas, kemerahan, gatal, itu tanda tidak cocok dan segera hantikan pemakaiannya. Jika merasa sebaliknya, aman tidak ada efek atau alergi apapun, berarti itu cocok.

Tetapi disarankan untuk tidak langsung mengoleskan minyak atsiri jahe ya, bisa dicampurkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa (zaitun, jojoba, dll), kemudian baru dioleskan sesuai kebutuhan. Dan untuk artikel lainnya silahkan bisa kunjungi Minyak Atsiri Jahe, dan Jenis Minyak Atsiri.

Sekian, mohon maaf jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam artikel ini, jika ada saran atau kritik yang membangun bagi penulis silahkan sampaikan di komentar chat bawah.

Dan jangan lupa untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya, yuk mari kita berbagi ilmu satu sama lain!

Terima Kasih, sampai jumpa esok Sobat!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *