Hallo teman teman semuanya, pada postingan kali ini saya mau membagikan pembahasan mengenai perbedaan dari cocomesh dan giosintetik.

Mungkin diantara teman teman sekalian juga beberapa masih belum tahu perbedaan dari cocomesh ini dengan giosintetik kan, oleh karena itu bagi kalian yang belum tahu simak pembahasan ini sampai selesai ya.

Tak perlu lagi berlama lama dengan pembukaan beserta basa basi sejenisnya, kita langsung saja masuk ke dalam topik pembahasannya

Cocomesh

perbedaan cocomesh dan giosintetik

Cocomesh yakni bahan tenun yang berasal dari sabut kelapa sehingga ramah dengan lingkungan dan sering dimanfaatkan untuk membantu reklamasi pantai, tambang serta juga hutan.

Biodegradable (bahan yang mudah rusak/terdegradasi, seperti tanaman) dan kuat, yang mendorong tumbuhnya tanaman baru di lahan Kokomes, bekas tambang atau di lahan lain.

Giosintetik

Material giosintetik yakni salah satu material yang saat ini sedang banyak digunakan dalam projek konstruksi di Indonesia, khususnya ketika membangun jalan di tanah lunak seperti di Sumatera ataupun Kalimantan yang kaya akan dengan tanah yang Gambut.

Tak hanya itu, geosintetik ini juga dijadikan serta digunakan sebagai pelindung ombak pecah pada pesisir pantai.

Perbedaan Cocomesh Dan Giosintetik

perbedaan cocomesh dan giosintetik

Setelah tadi saya sudah membahas bersama kalian pengertian dari masing masing cocomesh dan giosintetik, kini saya akan mulai masuk ke dalam pembahasan dari perbedaan cocomesh dan giosintetik berdasarkan fungsinya.

Ga perlu lagi berlama lama dengan basa basi semacamnya, kita masuk ke dalam pembahasan dari fungsi masing masing cocomesh dan giosintetik ini.

Fungsi Cocomesh

Berikut beberapa kegunaan atau fungsi dari cocomesh ini, diantaranya :

  1. Lansekap bekas perusahaan pertambangan
  2. Berguna untuk bekas tambang dan dijadikan sebagai bahan reklamasi pantai.
  3. Bahan penguat di tebing
  4. Bahan pencegahan erosi
  5. Memperkuat tanah
  6. Bantu perkuat jalur kereta api
  7. Memperkuat jalan atau jembatan yang curam

Fungsi Giosintetik

Kalau tadi sudah selesai membahas fungsi cocomesh, berikut fungsi dari giosintetik.

  • Filtrasi: Bahan giosintetik dimanfaatkan untuk mengalirkan air ke sistem drainase sekaligus mencegah partikel tanah yang berpindah melewati filter. Contoh penggunaan geosintetik sebagai filtrasi adalah geosintetik non woven yang dibungkus pada bantalan pasir. Fungsi utama dibutuhkan dari pengaplikasian giosintetik yaitu plastisitas, gradasi, serta juga kondisi hidrolik lokal.
  • Drainase: Geosintetik juga bisa dijadikan sebagai saluran yang mengalirkan air yang berasal dari tanah. Contoh penggunaan Geosintetik sebagai saluran pembuangan adalah Geosintetik, yang dipasang di belakang dinding penyangga atau penahan tanah.
  • Separator: Bahan giosintetik yang dimanfaatkan antara dua bahan tanah yang berbeda guna mencegah terjadinya pencampuran bahan. Contoh penggunaannya adalah Geosintetik, yang ditempatkan di antara tanah dasar lunak dan tanah lapisan atas. Fungsinya untuk mencegah tercampurnya tanah dasar dengan agregat (dasar, lapisan pondasi, kemungkinan timbunan, dll). Spesifikasi ini juga dapat digunakan untuk kondisi selain permukaan jalan di mana pemisahan dua material yang berbeda diperlukan, tetapi dengan ketentuan bahwa penanganan rembesan melalui geotekstil bukan merupakan fungsi utama.
  • Tulangan: Bahan geosintetik yang digunakan untuk menahan beban atau deformasi pada struktur tanah. Misalnya penggunaan geosintetik pada lereng timbunan yang dibuat berlapis-lapis sehingga dapat memotong bidang gelincir lereng sehingga dapat menahan tanah agar tidak licin. Penguatan geosintetik dapat diperkuat untuk meningkatkan stabilitas dan mencegah patah. Giosintetik ini juga bisa membantu mengurangi perpindahan horizontal ataupun vertikal tanah yang dibawa untuk mengurangi penurunan yang tidak merata. Namun teman juga perhatikan bahwasannya kekuatan giosintetik ini tidak akan mengurangi jumlah konsolidasi jangka panjang maupun penurunan sekunder yang dihasilkan dari timbunan.
  • Barrier: Fungsi ini digunakan untuk mencegah adanya pergerakan gas ataupun cairan. Misalnya, fungsi geosintetik ini adalah geomembran, yang sering digunakan untuk menjaga fluktuasi kadar air di tanah yang luas atau digunakan untuk lapisan kedap air dalam sistem vakum terkonsolidasi.

Itulah tadi pembahasan dari perbedaan cocomesh dan giosintetik yang mungkin bisa membantu teman teman sekalian untuk mengetahui perbedaan dari cocomesh dengan giosintetik.

Sampai berjumpa lagi teman teman sekalian di postingan lainnya, see you and goodbye guys !.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *