Cocomesh Sabut Kelapa dan Segudang Manfaatnya

Cocomesh sabut kelapa

Pohon kelapa atau Cocos nucifera sudah lama dikenal mempunyai banyak manfaat. Mulai dari akar, batang, daun, buah hingga pelepahnya, bisa dimanfaatkan. Buah kelapa juga memiliki banyak manfaat, diantaranya yaitu dapat dijadikan bahan baku olahan makanan dan minuman, arang tempurung kelapa, hingga produk kerajinan dan zat pewarna pada perabotan rumah tangga.

Produk kerajinan berbahan dasar dari bagian-bagian pohon kelapa terus banayk berkembang. Salah satunya yaitu produk kerajinan dari sabut kelapa.

Sabut kelapa sering dianggap sebagai limbah atau barang yang tak berguna dan hanya berakhir sebagai kayu bakar saja. Namun, tahukah kamu? ternyata sabut kelapa juga bisa diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai jual, misalnya seperti cocomesh.

Apa itu cocomesh?

Cocomesh atau jaring-jaring yang terbuat dari bahan sabut kelapa, selain lebih alami tentu tentu lebih ramah lingkungan. Cocomesh juga sering disebut sebagai Coir Geo textile, produk ini biasanya digunakan sebagai media tanam serta penahan tanah pada lereng atau lahan yang miring. Produk kerajinan ini terbilang cukup murah dan efisien dibanding dengan penggunaan bebatuan atau geotextile untuk menguatkan struktur lahan miring.

Cocomesh telah terbukti efektif dalam mencegah bencana longsor atau erosi tanah. Selain itu, cocomesh juga mampu menahan tanah agar tidak berpindah dari tempatnya serta mencegah pengikisan zat unsur hara yang bisa menyebabkan tumbuhan tidak dapat tumbuh.

Hal ini berkat kemampuan cocomesh yang dapat menyerap air dan menjadi humus tanah. Setelah 3 tahun pemasangan, cocomesh akan menyatu dengan tanah dan tumbuhan yang tumbuh di atasnya.

Fungsi dari cocomesh

Cocomesh ternyata memiliki banyak fungsi lain. Diantaranya yaitu membantu proses reklamasi bekas tambang, pantai, dan hutan.

Selain itu, cocomesh juga dapat dijadikan sebagai media tumbuh tanaman, dan sangat cocok untuk menguatkan tebing, mencegah erosi, menguatkan tanah, menguatkan jalur sepanjang rel kereta, serta menguatkan tebing jalan dan jembatan.

Sifat cocomesh yang kuat dan biodegrable, membuatnya mudah untuk ditumbuhi tanaman baru. Tentu jaring-jaring yang terbuat dari sabut kelapa ini sangat baik jika diletakkan pada lahan bekas tambang.

Penggunaan cocomesh terbukti dapat menghijaukan kembali hutan gundul atau lahan bekas tambang. Selain itu, cocomesh juga bisa digunakan sebagai lapisan pondasi awal pada jalan sebelum diaspal. Hal ini bertujuan agar aspal tidak mudah pecah dan retak.

Keunggulan Cocomesh


Penggunaan cocomesh atau jaring-jaring sabut kelapa dinilai lebih baik dibandingkan dengan penggunaan geotextile yang berbahan sintetis. Diantaranya karena cocomesh :

  • Terbuat dari bahan serat alami
  • Serat sabut kelapa dikenal kuat, dan dapat awet dan tahan lama.
  • Biodegradable atau dapat menyatu dengan alam.
  • Dapat menahan air dan tanah agar tidak mengalami pergeseran.

Cara Membuat Cocomesh

Bahan :

  • Sabut kelapa

Peralatan :

  • Mesin pengurai sabut kelapa
  • Mesin pemintal sabut

Proses Pembuatan :

  1. Pertama, siapkan sabut kelapa yang sudah tua
  2. Setelah itu, proses sabut kelapa di mesin pengurai untuk memisahkan bagian serat dan gabusnya.
  3. Kemudian jemur serat sabut kelapa hingga benar-benar kering.
  4. Pintal serat sabut kelapa dengan menggunakan mesin pemintal tali.
  5. Selanjutnya anyam tali menjadi cocomesh.
  6. Cocomesh pun siap digunakan

Demikian ulasan mengenai cocomesh atau jaring sabut kelapa yang memiliki segudang manfaat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Kunjungi halaman utama website kami untuk dapatkan informasi menari seputar kerajinan sabut kelapa.

Untuk informasi lebih lanjut tentang produk cocomesh dan bagaimana cara mendapatkannya, Anda dapat mengunjungi Rumah Sabut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *