Kandungan Minyak Atsiri Pada Jahe dan 16 Manfaat Untuk Kesehatan

Hallo Sobat semuanya!

Selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi artikel yang ada pada situs website ini, semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat membantu apa yang sedang dicari oleh Sobat dan pastinya semoga bermanfaat!

Pada kesempatan kali ini, penulis yang kece ini akan membagikan mengenai Apa saja si kandungan Minyak Atsiri yang terdapat dalam Jahe? Heumm…. Tenang saja, karena dengan membaca artikel ini, Sobat jadi tahu.

Tetapi sebelum itu Minyak Atsiri Jahe itu apa si?

Minyak Atsiri Jahe

5 Manfaat Minyak Jahe yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Minyak Atsiri Jahe merupakan salah satu produk yang memberikan peranan cukup baik bagi perekonomian Indonesia. Dan salah satu jenis Minyak Atsiri yang cukup diminati oleh banyak orang.

Loh loh tunggu. Memangnya bisa ya jahe diolah menjadi Minyak Atsiri? Eitss tentunya bisa dong Sobat, kurang lebihnya dengan cara ekstrak bagian rimpang jahe. Dan biasanya Minyak Atsiri itu dibuat melalui proses penyulingan, dengan salah satunya menggunakan alat destilasi minyak atsiri.

Komponen utama yang terdapat pada Minyak Atsiri Jahe seperti zingiberen, gingerol, shagaol, dan resin yang menyebabkan adanya aroma khas dan dapat dimanfaatkan untuk bahan baku berbagai jenis produk baik pangan maupun non pangan.

Untuk Industri penyulingan Minyak Atsiri Jahe ini masih belum
optimal dalam prosesnya, sehingga menghasilkan limbah padat maupun limbah cair.

Jenis Jahe Beserta Kandungan dan Manfaat

Inilah! 14 Kandungan Dan Manfaat Minyak Jahe | Dokterzone

Jahe Emprit

Pada rimpang jahe ini mengandung minyak atsiri yang terdiri dari beberapa senyawa, diantaranya ada seskuteroen, zingeron, zingiberene, camphena, sitral, borneol, zingiberene, oleoresin, limonen, phelandrene. Kandungan utama yanga ada di jahe ini ada sekitar 30-35% dari total minyak atsiri.

Kegunaan minyak atsiri didalam jahe emprit itu dapat digunakan untuk :

  • Antiseptik
  • Antispasmodik
  • Aprodisiak
  • karminatif
  • Diaforetik
  • Ekspektoran, dan yang lainnya.
  • Jahe Gajah

Jahe Gajah

Sedangkan pada jahe ini mengandung minyak atsiri kurang lebih 0,82-1,68%.

Jahe Merah

Komponen utama pada minyak atsiri jahe merah ini adalah senyawa E-Citral sebesar 32,16%, Z-Citral 18,67%, camphene 9,46% yang diduga senyawa citral.

Apa si itu Citral? Jadi Citral itu merupakan kompenen utama dan senyawa geraniol yang memiliki aktifitas sebagai antibakteri.

Dan berikut ini kegunaan dari Minyak Atsiri Jahe :

  • Meredakan nyeri dan sakit pegal-pegal
  • Menghilangkan rasa mual
  • Melawan peradangan rematik dan osteoarthritis
  • Kaya antioksidan untuk perangi resiko penyakit kronis
  • Mengendalikan kadar gula darah diabetes
  • Menurunkan berat badan
  • Mengendalikan penyakit jantung, Alzheimer, kanker
  • Mengatasi ganguan pencernaan

Dan jika menggunakan Minyak Atsiri Jahe secara rutin maka akan mendapatkan manfaat yang diatas.

Kandungan Minyak Atsiri Pada Jahe

Rimpang Jahe Emprit ini mengandung Minyak Atsiri yang terdiri dari beberapa senyawa, ada limonen, borneol, sineol, sitral, zingiberal, Phelandrene,  seskuiterpen, zingiberene, zingeron, oleoresin, camphena.

Kandungan utama dari Jahe Emprit adalah zingiberene dengan total kandungan kurang lebih sekitar 30-35% dari total Minyak Atsiri. Senyawa ini juga mempengaruhi kualitas yang nantinya akan dihasilkan.

Perbedaan perlakuan antara bahan baku basah dan kering juga berakibat pada kandungan kimia yang berbeda. Untuk bahan baku kering yang ditemukan itu ada Zingiberene dan Curcumen. Tetapi untuk jahe emprit basah atau segar tidak terdpaat Curcumen.

Didalam Jahe Merah ini memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak, dibandingkan dengan jahe gajah maupun jahe emprit yaitu sebesar 2,58-3,390%. Dan perlu diketahui juga, bahwasannya jahe merah juga mengandung hampir 4% Minyak Atsiri dan juga kandungan oleresin.

Untuk jenis Jahe Gajah ini memiliki kadar Minyak Atsiri sekitar 0,82-1,66%. Kadar Minyak Atsiri jahe ini dipengaruhi oleh umur panen, bagian organ yang disuling, musim pemanenan, tanah, iklim, musim pemanenan, tanah, iklim tempat penanaman, varietas atau spesies yang ditanam, serta faktor lingkungan lainnya.

Itulah mengenai Kandungan Minyak Atsiri pada jahe. Berikutnya mari kita beralih ke Kandungan Minyak Jahe

Kandungan Minyak Jahe

Hasil gambar untuk jahe

Jahe itu merupakan salah satu tanaman herbal yang mempunyai beragam manfaat kesehatan. Tanaman jenis ini juga sudah dipercaya sejak dulu kala, untuk mengatasi beberapa masalah penyakit ringan seperti flu, batu, mual hingga dipercaya juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan kulit kita.

Berikut ini kandungan yang terdapat pada Minyak Jahe :

  • Tonik Alami
  • Antiseptuk
  • Antiinflamasi
  • Antioksidan
  • Terapeutik
  • Stimulan Alami

Sementara ini, pada tanaman jahe herbal sendiri mengandung :

  • Vitamin C
  • Kalium
  • Folat
  • Zinc
  • Niasin
  • Zat Besi
  • Fosfor
  • Riboflavin
  • Vitamin B3
  • Vitamin B6
  • Magnesium

Manfaat Minyak Atsiri Jahe.

8 Manfaat Minyak Jahe untuk Kesehatan, Dapat Mengatasi Mual - Hot  Liputan6.com
  • Menghangatkan Badan

Memiliki kandungan gingerol yang membuat rasa menjadi pedas, yang dapat bermanfaat membuat badan menjadi lebih hangat, dan nyaman disaat musim hujan atau dingin.

  • Mengatasi Stress

Banyak jenis minyak atsiri untuk aromaterapi yang cukup sering digunakan untuk mengatasi stres, salah satunya ada Minyak Jahe. Minyak Atsiri jahe berperan sebagai aromaterapi dengan memiliki aroma yang hangat dan bersifat menenangkan.

Dengan menghirup Minyak Jahe dipercaya dapat membantu menghilangkan rasa cemas, lelah, dan stres sehari-hari. Minyak Jahe juga telah lama juga digunakan dalam pengobatan Ayurveda, yang dimana digunakan untuk mengatasi masalah emosional seperti kecemasan, kemudian rasa takut, atau kurang percaya diri.

  • Membantu Menyuburkan Rambut

Meski belum terdapat penelitian mengenai manfaat yang terjadi pada kesuburan rambut, ngga ada salahnya nih jika Sobat ingin mencobanya. Tetapi sebelum mengoleskan ke rambut, Minyak Jahe juga tetap dicampurkan dengan minyak pembawa.

Setelah tercampur rata, kemudian bisa langsung mengoleskan ke kulit kepala dan rambut, setelah itu diamkan kurang lebih selama 15-30 menit. Jika sudah, bilas hingga bersih.

  • Menghadapi Sakit Kepala

Komposisi dari kamfena, kemudian rasa pedas dan efek hawa panas dari jahe merah sangat ampuh untuk meredakan rasa nyeri atau sakit di kepala.

  • Mencegah Radang Usus

Komponen aktif dari zingeron dalam jahe merah ini dapat menghambat enzim yang memicu peradangan pencernaan, sehingga dapatlah untuk mencegah radang usus.

  • Efek Antioksidan

Antioksidan itu merupakan zat yang penting untuk melawan radikal bebas penyebab kerusakan pada sel.

Berdasarkan pada sebuah penelitian, Minyak Atsiri Jahe memiliki aktivitas antikanker dan juga kombinasi bahan aktif gingerol dan zerumbone yang potensial.

Walaupun demikian, belum ada penelitian medis juga yang membuktikan manfaat dari Minyak Jahe sebagai antikanker alami walaupun efek antioksidan yang sangat kuat.

  • Mengurangi Nyeri Punggung Bawah

Menggunakan Minyak Jahe ini dengan teknik pijat sudah diteliti mampu mengurangi nyeri pada punggung bawah yang kronis dengan lebih baik. Dalam suatu penelitian juga menyatakan bahwa pijat Swedia dengan Minyak Jahe lebih efektif dibandingkan dengan pijat tradisional Thailand.

Para peneliti juga mengatakan bahwa hasil ini ada kaitannya dengan salah satu zar zingiban yang terdapat dalam Minyak Jahe, yang memiliku sifat antiperadangan.

  • Menjaga Kecantikan Kulit

Penelitan pada tahun 2015 meneliti beberapa jenis Minyak Atsiri, termasuk juga manfaat yang terkandung, salah satunya pada Minyak Jahe sebagai krim antikeriput.

Hasilnya antioksidan yang terdapat pada Minyak Jahe memiliki potensi untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti keriput, kulit kasar, kerutan halus, dan lain-lainnya.

  • Menguatkan Kekebalan Tubuh

Ekstrak jahe merah dapat mencegah dan membunuh bakteri berbahaya di dalam tubuh sehingga sistem imun akan jauh lebih kuat.

  • Menurunkan Berat Badan

Minum pil ekstrak jahe merah bermanfaat untuk memberikan efek rasa kenyang yang lebih lama dan juga membakar kalori sehingga pas sebagai suplemen diet.

  • Menjaga Kondisi Jantung

Mengkonsumsi jahe merah secara reguler terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida yang menjadi penyebab utama penyakit jantung.

  • Mengobati Batuk

Kandungan minyak atsiri dalam jahe merah bermanfaat untuk mengatasi sakit batuk, baik untuk anak-anak maupun dewasa.

  • Melancarkan Saluran Pernapasan

Bagi Sobat yang sedang pilek, bisa nih mengihirup Minyak Jahe. Hal tersebut dapat membantu melancarkan pernapasan Sobat agar lebih rileks dan juga hangat.

Pada zaman dahulu, Minyak Jahe banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi berbagai infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan, seperti batuk, asma, bronkitis, pilek, flu, dan lain sebagainya.

Memang memiliki aroma hangat yang dapat menenangkan untuk menghilankan lendir yang terdapat pada tenggorokan dan juga paru-paru penyebab gangguan dari pernapasan ringan.

  • Mengatasi Rematik

Pada jahe merah memiliki kandungan yang mampu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Dengan mengolah rebus rimpang jahe merah bersama temulawak, cabe jawa, kumis kucing dan daun komfrey hingga mendidih. Minum dua kali sehari, air rebusan diaduk bersama madu dengan takaran sesuai selera.

  • Mengatasi Nyeri Haid

Untuk perempuaan yang sedang datang bulan, bisa mengkonsumsi ramuan jahe merah dengan campuran madu, dengan meminum ini dipercaya dapat mengatasi nyeri haid.

  • Mengatasi Infeksi

Dapat mengatasi infeksi, dikarenakan terdapat kandungan antiseptik alami pada minyak jahe yang berfungsi untuk membunuh infeksi bakteri atau mikroorganisme. Kemudian, Minyak jahe memiliki potensi untuk mengatasi infeksi akibat bakteri Escherichia coli, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus.

Itulah mengenai Kandungan Minyak Atsiri Pada Jahe. Untuk artikel lainnya silahkan Sobat bisa kunjungi Minyak Atsiri Jahe dan Jenis Minyak Atsiri lainnya.

Sekian dari penulis yang kece ini, mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan di dalam artikel ini. Jika ada saran atau kritik yang membangun bagi penulis, silahkan bisa disampaikan melalui laman komentar yang ada dibawah.

Dan jangan lupa untuk share artikel ini sebanyak-banyaknya kepada Sobat yang lainnya. Yuk saling berbagi ilmu!

Terima Kasih dan sampai jumpa esok!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *