Sabut sabut atau dalam perdagangan dunia dikenal dengan sabut sabut, sabut sabut, benang sabut, alas sabut, dan permadani, merupakan hasil pengolahan sabut kelapa.

Secara tradisional, sabut kelapa hanya digunakan sebagai bahan untuk sapu, tikar, tali, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

Perkembangan teknologi, sifat fisiko-kimiawi, dan kesadaran konsumen akan kembali ke bahan alam, telah menjadikan sabut kelapa digunakan sebagai bahan baku industri karpet, jok dan dashboard kendaraan, kasur, bantal dan hardboard.

Serat sabut kelapa juga digunakan untuk pengendalian. Sabut kelapa selanjutnya akan digunakan sebagai Coir Fiber Sheet yang digunakan untuk pelapis jok mobil, Spring Bed dan lain-lain.

Sabut sabut negara tetangga penghasil kelapa sudah menjadi komoditas ekspor yang menyuplai kebutuhan dunia sekitar 75,7 ribu ton pada tahun 1990.

Meskipun Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, pasar sabut kelapa masih sangat kecil.

Tren meningkatnya kebutuhan dunia akan sabut kelapa serta berkembangnya jumlah dan keragaman industri di Indonesia yang menggunakan sabut kelapa sebagai bahan baku / bahan penolong, merupakan potensi besar bagi pengembangan industri pengolahan sabut kelapa.

Produk pengolahan sabut kelapa berupa gabus sabut kelapa yang dikenal dengan nama coco peat.

Sifat fisiko-kimianya dapat menahan kandungan udara dan unsur kimiawi pupuk, serta dapat menetralkan keasaman tanah yang memberikan nilai ekonomis pada hasil ini.

Coco Peat digunakan sebagai media pertumbuhan tanaman hortikultura dan sebagai media tanaman rumah kaca.

Dari segi teknologi, pengolahan serat sabut kelapa tergolong sederhana yang dapat dilakukan oleh usaha kecil.

Permasalahan dan permasalahan pengembangan usaha kecil / menengah di industri pengolahan serat sabut kelapa adalah keterbatasan modal, terbatasnya akses informasi pasar dan pasar, serta kualitas serat yang masih belum memenuhi persyaratan.

Cara Membuat Coco Fiber

cara membuat coco fiber

Agar menghasilkan coco fiber yang baik, simaklah cara membuat coco fiber berikut ini.

Persyaratan Bahan Baku:

  • Bahannya harus basah
  • Bahannya berasal dari sabut kelapa yang masih segar dengan ciri kulit yang masih nampak hijau
  • Tidak keropos
  • Tidak menggunakan bahan degan
  • Sabut kelapa diambil dari kelapa untuk kopra, minyak atau untuk santannya

Cara Membuat Coco Fiber:

  1. Sabut dalam kondisi basah.
  2. Sabut kelapa terus menerus dimasukkan ke dalam mesin dekomposisi, sampai coco fiber dan cocopeat dipisahkan.
  3. Pisahkan coco fiber dari cocopeat.
  4. Keringkan coco fiber selama 30 menit (cukup diangin-anginkan) dan lakukan pembalikan secara merata.
  5. Coco fiber press dalam bentuk bal, simpan dalam kondisi kering, atau ditutup dengan kayu.
  6. Coco fiber siap untuk diekspor.

Manfaat dan Kelebihan Coco Fiber

Saat ini, coco fiber banyak dipilih sebagai penutup media tanam, karena lebih aman dan jauh lebih baik dari karang. Coco fiber juga bisa membuat tampilan tanaman lebih rapi dan bersih, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Manfaat dan Kelebihan Coco Fiber:

  • Mengandung 18% kalium, fosfor, magnesium, kalsium, natrium dan
    beberapa kandungan mineral lain yang sangat baik untuk pertumbuhan
    menanam.
  • Teksturnya lebih ringan dan tidak membuat media tanam menjadi keras.
  • Berisi tingkat keasaman (pH) dalam kisaran 5,5 hingga 6,5.
  • Memiliki kemampuan penyerapan udara yang baik dan mampu menyimpan cadangan
    udara untuk tanaman.
  • Lebih mudah menyiram tanaman, tanpa harus khawatir dengan media tanam
    terciprat ke area sekitarnya.
  • Bebas bakteri dan jamur, serta tidak berlumut atau berubah menjadi
    kekuningan.
  • Lebih aman, ramah lingkungan, dan minim polusi.
  • Mampu menyerap cairan, minyak dan kotoran hewan.
  • Dapat digunakan sebagai sumber pupuk KCL, media tanam gambut dan
    sphagnum.dll
  • Substrat yang baik untuk tanaman jamur.

Contoh Produk dari Coco Fiber

Kasur Sabut Kelapa

Kasur sabut kelapa merupakan kombinasi dari sabut kelapa dan juga karet lateks yang menghasilkan produk yang berkualitas tinggi, karena kasur ini tidak lagi menggunakan pegas, kasur kelapa dan karet ini fleksibel dan empuk alami hasil proses pengeritingan serat. . serabut kelapa.

Keunggulan dari kasur ini adalah juga anti bakteri, waterproof (terkena air atau basah anak atau susu anak mudah dibersihkan dan cepat kering sehingga terjamin sehat untuk bayi dan anak.

Matras Sabut Kelapa

Kasur Sabut Kelapa ini berfungsi dengan sangat baik sebagai kasur kesehatan bagi orang yang memiliki kecenderungan sakit pinggang, sangat baik untuk menggunakan produk kasur ini. Ini sangat fleksibel, tetapi tidak mudah stres, aman untuk orang yang sedang dalam pengobatan sakit punggung.

Kasur sabut kelapa ini juga cocok untuk kasur bayi, karena kemampuannya menyerap bau, tetap nyaman meski bayi sering digosok berulang kali.

Kasur ini juga bisa dijadikan sandwich atau campuran untuk membuat lapisan spring bed yang berkualitas.

Jok Mobil Sabut Kelapa

Industri otomotif terkemuka dunia, seperti Mercedes Benz, Volkswagen Porche, dan Opel di Eropa, sebenarnya menggunakan serabut kelapa untuk mengisi jok mobil. Bahkan saat ini, serabut kelapa digunakan untuk kursi pesawat.

Keunggulan sabut kelapa sebagai pengisi jok mobil adalah memiliki fleksibilitas yang sangat baik, tahan lama, tidak memiliki tingkat pencemaran yang sangat rendah (bioderedability).

Selain coco fiber, ada juga cocomesh jaring sabut kelapa yang merupakan produk dari sabut kelapa.

Anda bisa menemukan orang yang jual cocomesh murah dan berkualitas dimana mana termasuk di toko – toko peralatan rumah tangga.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *