Cara Mencegah Virus Masuk ke Komputer Melalui Flashdisk

Flash disk merupakan salah satu barang elektronik yang memiliki nilai guna sangat tinggi. Sebagai perangkat yang bisa menggantikan kan floppy disk dengan fungsi sebagai penyimpanan data. Secara fisik bentuknya memang sangat kecil namun secara kapasitas penyimpanan data ini sangat luar biasa. Untuk generasi terbaru penyimpanan datanya bisa sampai ratusan giga.

Seringkali dengan begitu mudahnya kita berbagi file melalui filedisk ini. Namun tidak jarang flashdisk ini juga menjadi salah satu media dalam menyebarkan virus dari 1 perangkat komputer ke yang lainnya. Saat flashdisk ini sudah ada virusnya maka ketika masuk ke port USB komputer atau laptop otomatis akan memindahkan virus juga. Efeknya komputer akan menjadi tempat penyebaran virus selanjutnya.

Beberapa kasus yang komputernya sudah terserang virus membuat menjadi lebih berat, banyak data yang yang tidak bisa dibuka dan lemot atau lambat. Bila itu terjadi pasti akan membuat kegiatan kita menjadi terganggu apalagi aplikasi dan file yang akan kita buka ini sangat penting sekali. 

Agar virus tidak masuk ke dalam komputer harus dilakukan tindakan pencegahan. Lalu bagaimana caranya? Setelah membaca situs web servicekomputerpanggilantangerang.com ada beberapa poin yang bisa di tuliskan kembali di sini, seperti: 

#. Matikan autorun

Autorun ini menjadi salah satu jalan yang sering digunakan virus untuk masuk ke dalam komputer melalui flashdisk. Sistem ini akan membuat virus tidak terlihat karena tersembunyi pada file autorun.inf dan langsung bekerja ketika flash disk dicolokkan ke komputer atau laptop. Bila komputer atau PC yang ada itu tidak memiliki antivirus maka secara otomatis virus akan berpindah dengan cepat dan leluasa. 

Maka dari itu fitur Auto Ran harus dimatikan. Setelah dimatikan yang harus dilakukan adalah tetap melakukan scanning flashdisk tersebut secara manual. Jangan sampai membuka flash disk tersebut sebelum di scan. 

Bagaimana caranya untuk mematikan fitur autorun pada komputer khususnya windows 10: 

  • Klik tombol Start kemudian ketik di kolom search dengan GPedit
  • Pilih yang group Policy Editor 
  • Lanjutkan kebagian computer configuration pilih ke administrative template lalu windows components selanjutnya pilih yang untuk play policies 
  • Selanjutnya arahkan kursor ke turn off autoplay yang ada di sebelah kanan, pada bagian enable di centang terus klik OK 
  • Pada bagian Set the default behaviour for AutoRun klik enable 
  • Pilih do not execute any autorun commands di bagain bawahnya, lanjut klik OK 

#. Scan flashdisk terlebih dahulu 

Wajib sekali untuk menginstal sebuah anti-virus terbaik pada komputer atau laptop sebelum flashdisk terpasang. Sudah terpasang segera lanjutkan untuk men scan flashdisk tersebut sampai selesai sebelum membuka atau memindahkan file. 

Catatan pentingnya adalah untuk selalu mengupdate anti-virus terbaru. Gunanya update ini agar bisa mendeteksi virus baru yang banyak sekali bermunculan. 

#. Aktifkan Real Time protection 

Mengaktifkan fitur real time protection ini memberi dampak yang sangat berarti untuk menjaga komputer dari serangan virus. Langkah ini sangat berguna sekali dalam mendeteksi virus yang menempel pada sebuah file meskipun tidak melewati scanning antivirus. 

Fitur ini merupakan bawaan dari windows 10 sebagai bagian dari security dan lumayan baik melindungi komputer dari serangan malware. Namun hal yang harus diperhatikan adalah selalu mengupdate versi yang terbaru. 

Bagaimana sih untuk mengaktifkan fitur real Time protection? 

Caranya sangat mudah sekali, seperti. 
Masuk ke bagian setting lalu pilih update & security kemudian kebagian Windows security lalu ke virus and threat protection setting pilih setting lalu aktifkan dibagian Real Time protection.

#. Update anti-virus 

Agar komputer selalu terlindungi dari virus yang membandel maka harus rajin untuk selalu mengupdate anti-virus terbaru. Tujuan dari mengupdate anti-virus adalah untuk memperbarui database terbaru dari anti-virus yang ada sehingga bila ada virus-virus baru menyerang bisa di tangkal. 

#. Gunakan 2 sistem operasi

Untuk mencegah virus masuk ke komputer bisa dilakukan dengan membuat 2 buah sistem operasi seperti 1 dengan sistem operasi Windows dan Linux. 

Perlu diketahui bahwa hanya saat ini banyak sekali virus-virus yang dibuat khusus dan menyerang komputer yang menggunakan sistem operasi Windows. Sehingga bila linux ini buka maka virus tersebut tidak akan bisa menginfeksi. 

Bagi komputer yang sudah terinveksi virus dan kondisi sekarang sangat memprihatinkan, maka ada baiknya untuk mencari ahlinya bila mana tidak bisa memperbaiki. Seperti halnya servis komputer di jakarta selatan. Yang mana bisa menemukan solusi terbaik akan masalah di atas ini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *