Salah satu perbuatan yang sepatutnya dijalani para jemaah haji sebelum saat berangkat ibadah haji yakni vaksin meningitis. Vaksin ini benar-benar harus sebab para jemaah wajib merawat situasi dan kesehatannya sepanjang di Tanah Suci. Tetapi, bagaimana dengan ibu hamil? Bolehkah menerima vaksin hal yang demikian?

Apa itu meningitis?

Meningitis sendiri yakni peradangan selaput atau susunan pembungkus otak dan syaraf tulang belakang yang disebut meningens. Peradangan hal yang demikian lazimnya disebabkan oleh mikroorganisme layaknya virus, kuman, jamur, atau parasit.

Kuman yaitu penyebab tersering, lazimnya pengaruh penyakit penyerta yang tak teratasi dengan bagus. Tetapi, meningitis pengaruh virus yaitu salah satu yang gampang menular sebab cuma kontak dengan sekret (lendir) dari carrier (pembawa penyakit) yang terhirup saja, dapat memunculkan penyakit ini.

Gejala meningitis lazimnya dimulai dengan demam, nyeri kepala, mual, muntah, kaku kuduk, kejang, sampai penurunan kesadaran. Berdasarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), negara sub-Sahara Afrika yaitu tempat endemis meningitis. Artinya, meningitis memang dikenal telah lama menetap dan mengakibatkan penyakit di negara-negara hal yang demikian.

Dikenal sekiranya 10-25 % orang yang tinggal di tempat endemis dapat jadi carrier meningitis. Arab Saudi sendiri cuma berseberangan dari timur benua Afrika, agar ancaman paparan meningitis malahan ikut serta meninggi.

Kecuali itu, penyakit ini bakal lebih gampang menular ketika banyak orang berkumpul di suatu daerah, layaknya ketika musim haji kini ini. Karena, ada kemungkinan berkumpul dengan carrier dari semua dunia. Karenanya dari itu, vaksin meningitis lazimnya direkomendasikan untuk jemaah haji yang bakal berangkat fungsi menghindar penyakit hal yang demikian.

Vaksin meningitis ini diperlukan untuk kamu yang ingin berangkat umroh maka dari itu prosehat sebagai salah satu start up buatan indonesia memberikan layanan vaksinasi umroh ke rumah. Layanan ini juga diberikan untuk ibu hamil dan menyusui.

Bolehkah ibu hamil vaksin meningitis?

Satu perihal yang kerap ditanyakan yakni apakah ibu hamil boleh menerima vaksin meningitis. Pertanyaan ini timbul sebab ada kegelisahan sekiranya vaksin meningitis dapat mengancam kesehatan kandungan. Sedangkan di satu sisi, vaksin ini betul-betul penting.

Vaksin yakni suatu zat yang yaitu wujud product biologi yang dikenal berasal dari virus, kuman, atau dari gabungan keduanya yang dilemahkan atau mati, fungsi menstimulus timbulnya antibodi atau kekebalan tubuh untuk menghindar infeksi dari penyakit tertentu. Dalam perihal ini, komponen atau product dari virus atau kuman penyebab meningitis yang diciptakan vaksin. Ada dua perihal yang harus dilihat sekiranya Anda sedang hamil dan bakal divaksin. Pertama, terhadap prinsipnya ibu hamil cuma boleh divaksin sekiranya kandungan vaksin yakni mikroorganisme yang telah mati.

Seandainya vaksin umroh mempunyai kandungan mikroorganisme hidup yang dilemahkan, konsisten ada risiko memunculkan penyakit bagi si ibu dan terhitung bayi yang dikandungnya. Walaupun yang kedua, harus dipastikan sekiranya ibu hamil bakal melaksanakan perjalanan ke zona endemis, dia harus menerima vaksin meningitis.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *