Belajar berbicara merupakan hal yang paling ditunggu mama dan papa. Momen ini lah yang harus diperhatikan sebagai orangtua yang mengajarkan si bayi dalam hal melatih berbicara. Ajarkan dengan baik cara berbicara pada bayi dengan kesabaran yang penuh karena ini adalah hal yang harus dilakukan. Sehingga bayi nyaman dalam belajar berbicara dan cepat dalam belajar berbicara.

• Perkembangan bicara bayi diawali dengan tangisan. Bayi baru lahir menjadikan tangisan sebagai media awal untuk mengomunikasikan keinginannya. Seperti saat mereka haus dan ingin Air Susu Ibu biasanya mereka menangis.

• Masuk usia 3—4 bulan, bayi mulai menarik perhatian orang-orang di sekitarnya dengan suara yang keluar dari mulut, dikenal dengan istilah mendekut (cooing) yang menandai otot-otot mulut dan lidah bayi mulai berkembang. Umumnya, suara atau bunyi yang muncul terbatas hanya “aahhh” atau “uuhhhh”.

• Selanjutnya, pada usia 5—6 bulan, bayi mulai meraban (babbling), yakni mengeluarkan suara tak beraturan secara berulang. Misalnya, “ga… ga… ga…”, “pa… pa… pa…”, atau “da…da… da…”. Untuk awal, umumnya bayi mengucapkan konsonan yang dibuat di bagian belakang mulut (k atau g) dan digabungkan dengan vokal (a, i, u, e, o). Kemudian, berkembang dengan mengucapkan konsonan yang diucapkan di bagian depan mulut (b, p, m, n) dan digabungkan dengan vokal.

Pada tahap babbling, bayi mulai mampu menggabungkan kemampuannya berbicara dengan bahasa tubuh. Ketika babbling-nya mendapat respons, ia akan menolehkan kepala atau mengangkat tangan dan kakinya, seolah-olah memahami komentar dari si pemberi respons. Bayi pun mencoba menirukan pembicaraan Mama.

Pada masa ini, bayi mulai mengenali suara, terutama suara orang-orang terdekatnya. Coba deh Mama ajak si kecil bicara, apakah ia menolehkan kepala dan melemparkan senyum pada Mama? Nah, ini menandakan ia sudah mengenali suara Mama. Jangan salah, pada tahap ini bayi juga bisa merasakan perasaan si pembicara dari nada suaranya, apakah si pembicara sedang gembira, bersedih, atau marah. Nah, pastikan Mama sedang berbahagia ya saat menyapanya!

Belajar berbicara dilakukan ketika masih bayi, dan ketika beranjak umur semua orang belajar bahasa. Untuk mendapatkan pelatihan berbahasa asing yang baik bisa mengikuti lembaga kursus bahasa asing terbaik. Sehingga anak bisa menguasai berbagai bahasa asing dan menjadi bekal ilmu di masa mendatang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *