Mungkin Mama merasakan sebagai sebuah ujian ketika mengajak si batita menjadi pendengar yang baik. Pasalnya, usia batita dikenal dengan “tidak bisa diam”. Jadi, untuk mengajaknya berbicara sepertinya sangat sulit. Padahal kita pasti tahu anak perlu belajar menjadi pendengar yang baik. Tapi bagaimana caranya? Tak perlu bingung, yuk terapkan 5 siasat di bawah ini:

1. Tunjukkan cara berkomunikasi yang baik: saling mendengarkan, memberi perhatian, dan merespons secara positif.

Batita sangat pintar meniru. Tunjukkan kepadanya cara dan bentuk komunikasi yang layak; bahwa saat berbicara dengan orang lain ia perlu mendengarkan, memberi perhatian, dan merespons secara positif. umpama, saat ia tiba-tiba datang sambil terengahengah, tanyakan apa yang terjadi dan dengarkan alasannya.

Jika ia mengatakan bahwa ia ketakutan karena tadi melihat laba-laba di kamar mandi, peluklah ia sambil berkata, “Tapi laba-labanya kecil, kan? Lebih kecil daripada tubuhmu, kan? Aduh pasti kamu capek ya, barusan larilari ke Mama. Mama ambilkan minum ya, Sayang….” Obrolan seperti ini akan membuatnya tenang, merasa dipercaya, didengarkan, dan dipedulikan. Selanjutnya, respons seperti ini akan tersimpan di memorinya untuk kemudian diulang dalam situasi dan kondisi lain.

2. Ketika batita tidak memberikan respons yang baik.

Kemampuan batita merespons positif belum sebaik orang dewasa. Adakalanya ia lelah atau kesal sehingga respons baik yang sudah diajarkan itu tak ditampilkan. Bersikaplah tenang dan jangan langsung menyalahkannya. Di masa batita, mungkin agak sulit menyuruh anak tenang untuk mendengarkan dengan saksama ucapan kita, karena mereka lebih tertarik untuk bermain.

Triknya: sediakan saja permainan yang bisa membuatnya sibuk tapi sambil duduk agar ia juga bisa mendengarkan kita. Ajak si batita berbicara santai. Beri penekanan pada inti pembicaraan. “Sebaiknya Adek cuci kaki dulu sebelum bobok. kalau tidak, nanti kuman yang ada di kaki Adek bisa tinggal di kasur, dan membuat Adek sakit.”

Mendidik anak adalah tugas dan tanggung jawab orangtua dan harus dilakukan dengan kesabaran yang penuh. Agar anak nyaman dan bisa dengan mudah belajar dengan baik. Untuk mendapatkan informasi lebih mengenai menjadi orangtua yang baik dan benar bisa menyimak beberapa tips dari situs ilmu parenting dan mendidik anak yang bisa diakses dengan internet kapan saja dan dimana saja.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *